Kali ini saya akan mencoba membagikan beberapa tips, khususnya cara mengatasi rasa takut naik pesawat. Topik ini saya sharingkan sebagian berdasarkan pengalaman pribadi dan pengalaman mendengar dari orang lain.
Banyak penumpang atau calon penumpang pesawat yang mengalami kecemasan berlebihan ketika akan naik pesawat. Hal ini bukan hanya dialami oleh calon penumpang yang baru pertama kali naik pesawat, tetapi kerap kali juga dialami oleh orang yang telah sering naik pesawat.
Beberapa tips ini semoga berguna bagi kawan semua:
- Banyak Berdoa. Langkah ini menurut saya adalah langkah yang paling pertama dan terutama. Bagaimanapun kita adalah makhluk religius yang percaya kepada Tuhan pencipta semesta alam. Tuhan sang pencipta dan pemelihara adalah pihak yang paling pertama didatangi dengan cara berdoa. Berdoa akan menenangkan hati dan pikiran. Kita percaya ketika menyerahkan semua rencana perjalanan kita di depan kepada Tuhan, Tuhan akan menyertai perjalanan kita. Sebagai penjual tiket yang berstatus rohaniwan, aspek ini sangat penting bagi saya. Bukan hanya sampai di situ, setiap orang yang membeli tiket kepada saya, selalu saya doakan keselamatan perjalanannya. Jadi, saya tidak hanya menawarkan orang supaya Cari Tiket Pesawat Murah, tetapi saya juga penuhi aspek rohaninya yaitu mendoakan perjalanan calon penumpang agar selamat.
- Datang Lebih Awal ke Bandara. Langkah ini berguna untuk mengatasi tergopoh-gopohnya kita kalau datang terlalu dekat dengan waktu keberangkatan pesawat. Ketergesa-gesaan akan berpartisipasi memberi sumbangan kepanikan sekian persen kepada kita. Datang lebih dulu akan membantu menenangkan pikiran dan mempersiapkan mental lebih baik.
- Persiapan Yang Matang. Yang dimaksud dengan bagian ini adalah persiapan hal-hal teknis, yang kelihatannya kecil tetapi sangat penting. Misalnya, simpanlah tiket pesawat dan kartu identitas di tempat yang mudah diambil. Ada banyak kejadian di mana penumpang menyimpang tiket dan kartu identitasnya di tempat yang rumit dan sulit mencarinya. Ketika akan cek in, ada tambahan kesibukan yang semestinya bisa dihindari, yaitu sibuk cari tiket dan KTP. Benda lain yang harus disimpan ditempat yang mudah dicari adalah kartu ATM, uang tunai secukupnya, air minum, bagi yang cenderung mabuk di perjalanan maka ia harus siapakan kantung plastik, minyak angin atau minyak gosok. Sebaiknya simpanlah semua hal itu di tas kecil yang selalu di bawa ke mana.
- Hindari tontonan berita tentang kecelakaan pesawat. Berita tentang kecelakaan pesawat meskipun telah terjadi bertahun-tahun lalu, jika ditonton atau dibaca beritanya akan mempengaruhi kita. Kita mudah untuk terprovokasi dan berpikiran negatif dan kemudian cemas. Sebab itu janganlah kiranya kita dengan sengaja membaca atau menonton berita kecelakaan pesawat.
- Menciptakan Kesibukan. Kita bisa mengalihkan pikiran dengan cara sengaja membuat kesibukan di tengah-tengah suasana menuggu di bandara atau pada saat sudah di dalam pesawat. Kesibukan yang dimaksud antara lain misalnya membaca koran atau majalah (tentu yang bukan tentang kecelakaan pesawat.. he..he.), bisa juga dengarkan lagu yang sudah kita persiapkan dari rumah, atau main game sederhana di Hp atau tablet, atau chatting, facebook, twitter dengan teman-teman (jika masih di bandara, jika sudah di pesawat dilarang online), atau aktivitas lain. Pada dasarnya kita berusaha mengusir kebosanan menunggu sekaligus berusaha melupakan kecemasan.
- Berusaha Berbicara Dengan Orang Lain. Ini juga cara yang ampuh untuk melupakan kecemasan. Jika kita ada teman seperjalanan, masalah ini sudah di atasi. Jika kita sendirian, maka kita perlu mencari orang lain untuk diajak bicara, baik di bandara maupun dengan teman di dalam pesawat yang kursinya dekat dengan tempat duduk kita. Biasanya jika sesama penumpang sebab merasa senasip sepenanggungan, akan cepat akrab. Pilihlah topik pembicaraan yang ringan dan humor.
Sobat semua, untuk sementara cukup dulu sharing tentang cara mengatasi rasa takut naik pesawat, lain kali kita sambung lagi, terlebih dari pada itu semua, sedapat mungkin Cari Tiket Pesawat Murah. Kalau bisa dapat yang murah, kenapa pilih yang mahal?
Salam sukses untuk kita semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar